Kagama Pemalang & Pemkab Pemalang Selangkah Mematangkan Pilot Project Kolaborasi Pengembangan Potensi Desa

4
0

Senin (11/04), Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pemalang diwakili oleh Ketua Harian Kagama Pemalang Sarwo Edy didampingi sejawat berkunjung ke Bappeda Kab. Pemalang. Kunjungan tersebut merupakan bagian untuk mematangkan rencana kegiatan pengembangkan potensi desa di Kabupaten Pemalang. Sarwo Edy menjelaskan bahwa pengembangkan potensi desa merupakan kolaborasi antara Pemkab Pemalang dan Kagama Pemalang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Pemalang.
Kepala Bappeda Kab. Pemalang, Sujarwo, SE., MM menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan Kagama Pemalang. Harapannya “kegiatan tersebut benar-benar mampu membangkitkan perekonomian masyarakat akar rumput di Kabupaten Pemalang” tandasnya. Dalam pertemuan tersebut Bappeda dan Kagama Pemalang sepakat, untuk tahap awal kegiatan ini akan difokuskan di satu desa sebagai pilot project. Alasannya, “Berdasarkan pengalaman kami, pelaksanaan pengembangan potensi desa ini tidak semudah orang mengucapkan, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit, sumber daya manusia yang mumpuni, serta dukungan dari pelbagai pihak, khususnya pemerintah bersama warga masyarakat Asemdoyong, sehingga kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat” terang Sujarwo, SE., MM. Di samping itu “anggaran kegiatan ini tidak akan dibebankan pada APBD Kab. Pemalang. ” tukas Sarwo Edy menambahkan.
Kagama Pemalang dan Bappeda Kab. Pemalang sepakat melilih Desa Asemdoyong, desa pesisir di Kecamatan Taman, sebagai lokasi pilot project. Berdasarkan identifikasi awal, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan produk olahan ikan berbasis rumah tangga dan potensi mangga di Desa Asemdoyong, sebagai opsi intervensi dalam pengembangkan potensi Desa Kendaldoyong. Di samping itu, kegiatan ini juga kemungkinan besar mencakup upaya pemenuhan kebuhan dasaruntuk masyarakat yang tingkat pengeluarannya di bawah garis kemiskinan. (SB)

Writer by: dian Andriyanto (Bidang sosbud)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini